Rabu, 02 April 2008

Konflik Bathinku…………………

Ketika aku duduk di bangku SMP dulu aku merasa banyak sekali perubahan yang terjadi pada diriku, mungkin itu yang dinamakan masa puber. Perubahan yang paling kurasakan saat itu adalah perasaan yang sensitive, lebih senang bersenda gurau dengan teman-teman dari pada dengan orang tuaku sendiri yang biasanya merupakan tempat untukku bercerita atau bersenda gurau. Sehingga pernah suatu ketika waktu aku pulang sekolah aku tidak langsung pulang ke rumah seperti biasanya dan kaluupun aku ingin main ke rumah teman aku langsung bilang ke orang tuaku, dan hari itu aku benar-benar lupa dan aku merasa aku bisa menentukan kemana dan apa kemauanku, aku bermain sampai sore dan tidak menghiraukan bagaimana khawatirnya orang tuaku di rumah.

Sehingga ketika aku samapai di rumah orang tuaku langsung menegur dengan nada bicara yang mengungkapkan kemarahannya karena kesalahanku yang tadi. Bukannya aku menyadari akan kesalahanku justru aku marah karena merasa terkekang dan tidak bisa menuruti kemauanku. Aku merasa tidak seperti anak-anak yang lain yang bisa kemana-mana, dan bebas menuruti kemauannya dengan tidak ada kekangan sama sekali.

Karena pikiran seperti itu aku selalu kesal dengan orang tuaku dan sampai beberapa hari aku tidak minta maaf bahkan sampai beberapa hari aku tidak berbicara dengan ibuku. Sebagai orang tua yang bijak ayahku dengan sabar memberikan pengertian dan arahan kepadaku agar aku bisa mengerti bahwa apa yang dilakukan orangtuaku kemarin karena merupakan ungkapan kasih sayang kepadaku karena khawatirnya mereka takut terjadi apa-apa terhadapku.

Mungkin waktu itu aku tidak menyadari betapa besar kasih sayang mereka terhadapku, karena yang kuinginkan saat itu hanya kesenangan dan merupakan hak ku untuk menentukan keinginanku. Tapi lama-kelamaan aku menyadari bahwa apa yang kulakukan itu salah dan kemarahanku sama sekali tidak beralasan. Orang tuaku mengerti dengan apa yang terjadi pada diriku bahwa aku ini bukan anak-anak lagi tapi sudah beranjak masa remaja.

Perubahan yang terajadi pada diri manusia ketika menginjak masa remaja kadang tidak disadari. Karena perubahan itu merupakan kodrat ilahi yang setiap manusia mengalaminya. Orang yang berada di sekelilingnya harus bisa mengerti dan memberi pengertian atas apa yang dialami para remaja.

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda